Audit Audisi Wicked Sampai 6 Kali
Amanda Seyfried Di sebuah episode In the Envelope podcast, Amanda membuka kisahnya tentang perjuangan mendapatkan peran Glinda di film adaptasi Wicked. Ia mengungkapkan bahwa meski sudah menjadi aktris papan atas, ia tetap mengikuti audisi hingga 6 kali:
“I auditioned like six times for Wicked… I worked my ass off for years and years and years on that music. I’m competitive… with myself in a really healthy way.
Pendekatan ini menunjukkan ketekunan dan rasa hormatnya terhadap proses kreatif, meski akhirnya peran tersebut jatuh ke Ariana Grande.
🎶 Dedikasi & Persiapan Ekstra
Amanda mengaku selalu menyiapkan suara sedemikian rupa—meski padat jadwal—untuk tampil maksimal dalam audisi:
“I barely had time to do it, but I made it work.”
Ia bahkan menyempatkan diri berlatih vokal bertahun-tahun dan tampil audisi bersama Cynthia Erivo (Elphaba), yang menjadi momen berarti baginya.
💬 Sikap Profesional Menginspirasi
Amanda membagikan filosofi profesionalnya:
- “Be yourself”: Keaslian dianggap lebih menarik daripada berusaha terlalu mengesankan .
- Mencintai proses audisi: Meski menegangkan, ia menganggapnya sebagai teka-teki kreatif yang menantang dan memuaskan .
🏆 Perjalanan Karier & Harapan ke Depan
- Amanda sebelumnya sukses dalam musikal film seperti Les Misérables dan Mamma Mia!.
- Meski gagal jadi Glinda, ia meraih kepuasan personal dan pertumbuhan vokal dari pengalaman tersebut.
- Sekarang, ia berharap kembali tampil di musikal, terutama dengan rumor Mamma Mia! 3 yang tengah berkembang.
📌 Kesimpulan
Audit Audisi Wicked Sampai 6 Kali Amanda Seyfried membuktikan bahwa kesuksesan tak hanya tentang bakat—tapi juga kerja keras, ketekunan, dan keberanian untuk terus audisi. Meskipun sempat gagal di Wicked, semangat dan cintanya terhadap seni tak padam. Sikap ini mengingatkan kita bahwa:
- Ketekunan membuahkan hasil, baik langsung maupun pelajaran berharga.
- Audisi bukan hanya momen penilaian—tapi proses pembelajaran.
- Autentisitas diri tetap jadi kekuatan utama dalam kompetisi kreatif.
