Video Erika Putri
Video Erika Putri Berikut artikel lengkapnya tentang Erika Putri dan fenomena Blunder 8 Menit yang kembali viral:
Siapa Erika Putri?
Erika Putri, lahir 8 Maret 2001 di Jakarta, adalah konten kreator aktif di TikTok dan Instagram. Akun TikTok-nya (@erika_putriii) memiliki sekitar 5,5 juta pengikut, dan Instagram-nya (@erikaputreal) sekitar 918 ribu followers
Ia sering membuat konten prank, social experiment, hingga endorsement kreatif melibatkan driver ojek online (ojol), satpam, dan orang-orang di sekitarnya
Asal-usul “Blunder 8 Menit”
Istilah “Blunder 8 Menit” merujuk pada video prank durasi sekitar 8 menit, di mana Erika mengajak driver ojol masuk ke kamar mandi, kemudian meminta mereka mencuci muka dan memijat, Video Erika Putri sebelum memperkenalkan produk yang ia sponsori
Video ini pertama kali viral pada bulan Agustus 2024 dan telah dilihat puluhan juta kali
Kenapa Kembali Viral?
Pengguna kembali membagikan video tersebut, muncul di berbagai platform seperti TikTok dan YouTube tiap beberapa bulan .
Versi terbaru yang kembali muncul berkaitan dengan klaim terkini soal “blunder 8 menit” di saat live maupun situasi prank daring
Klarifikasi dari Erika
Pada 7 Juli 2025, Jambi Ekspres mengabarkan bahwa Erika menyatakan video tersebut hanyalah hoax: “Tidak ada video blunder seperti yang diisukan” dan meminta publik berhati‑hati dengan informasi belum diverifikasi
Ia juga mengungkap menerima banyak DM dari followers, dan menegaskan bahwa rumor ini sengaja disebarkan.
Dampak dan Pelajaran
Viral berulangnya video ini menunjukkan bagaimana konten lama bisa terus tersebar, terutama melalui repost dan platform seperti TikTok atau YouTube Shorts.
Kasus ini juga menggarisbawahi pentingnya verifikasi—baik dari kreator maupun audiens—sebelum mempercayai atau menyebarkan video kontroversial.
Dari sisi kreator, risiko reputasi sangat nyata jika klaim tak benar dibiarkan merebak.
Erika Putri Viral 8 Menit kembali jadi perbincangan lewat “Blunder 8 Menit” bukan karena konten baru, tetapi karena konten lama viral ulang. Meskipun fenomena ini mengundang perhatian dan komentar, Erika sudah tegas membantah dan mengingatkan agar publik tidak termakan hoax. Situasi ini sekaligus jadi panggilan bagi semua: cek dulu kebenaran sebelum share.
