Gunung Lewotobi Berat
Erupsi Gunung Lewotobi Pada 7 Juli 2025, Gunung Lewotobi Laki‑Laki di pulau Flores meletus dua kali dalam satu hari dan memuntahkan kolom abu hingga 18 km ke udara – tertinggi sejak letusan November 2024. Pagi hari, abu mengepul tinggi, dan pada malam hari menyusul erupsi kedua hingga ketinggian sekitar 13 km .
✈️ Bali: Penerbangan Terhenti, Bandara Tetap Buka
Selain terpadat dan terganggu jadwal penerbangan, Bandara Ngurah Rai Bali tetap beroperasi karena jalur abu diperkirakan belum secara langsung mengganggu area sekitarnya . Meski begitu, setidaknya 24 penerbangan internasional (Australia, Korea, Singapura) dan beberapa domestik dibatalkan/delay untuk alasan keselamatan.
Maskapai seperti Jetstar, Virgin Australia, Qantas serta AirAsia mengambil langkah penanganannya.
🏘️ Dampak di Flores & Daerah Sekitar
Abu vulkanik menyelimuti desa-desa di sekitar gunung, mengganggu kegiatan warga. Puluhan ribu masker disediakan oleh pemerintah dan sekolah di wilayah terdampak sempat ditutup akibat tebalnya abu. Potensi luncuran lahar akibat hujan juga menjadi perhatian pihak berwenang .
⚠️ Tingkat Siaga dan (Zona Rawan)
Status gunung kini siaga tertinggi. Kawasan radius hingga 7 km disterilkan sesuai rekomendasi Badan Geologi dan MAGMm. Warga dan turis diminta menjauhi area dekat kawah demi keselamatan.
📣 Imbauan untuk Wisatawan & Komuter
- Penumpang udara: Pantau terus status penerbangan via maskapai dan bandara; maskapai menyarankan opsi reschedule tanpa biaya.
- Wisatawan darat: Waspadai abu di jalanan yang licin dan gangguan kesehatan pernapasan; bawa masker.
- Tanya regulasi: Cek website pemerintah (Smart Traveller, MAGMA) untuk info dampak gempa dan erupsi lanjutan.
✅ Ringkasan
- Gunung Lewotobi Berat Erupsi 7 Juli adalah yang terbesar sejak November 2024 dengan kolom abu sampai 18 km.
- 24+ penerbangan ke/dari Bali mengalami pembatalan atau penundaan.
- Bandara Bali tetap buka, alat pantau udara aktif.
- Siaga tertinggi dan zona 7 km berlaku, dengan imbauan waspada untuk abu dan lahar.
