Berita Terkait Ekonomi
OECD Bank Dunia Baru-baru ini, dua lembaga ekonomi global—OECD dan Bank Dunia—memangkas proyeksi pertumbuhan global untuk tahun 2025–2026, memperingatkan dampak negatif lanjutan dari ketegangan perdagangan internasional.
📉 OECD: Proyeksi Melambat ke 2,9 %
- OECD menurunkan proyeksi pertumbuhan global dari 3,3% (2024) menjadi 2,9% pada 2025 dan 2026 .Penurunan ini disebabkan oleh tekanan dari tarif di AS yang membatasi investasi dan perdagangan.
- Di AS, pertumbuhan diperkirakan turun menjadi sekitar 1,6%, mencerminkan dampak langsung dari kebijakan proteksionis .
- OECD juga mencatat perlambatan di Kanada, Meksiko, China, dan zona Eropa, meskipun stimulus domestik di beberapa negara bisa meredam efek global .
🌐 Bank Dunia: Pertumbuhan Global Anjlok ke 2,3 %
- Laporan Global Economic Prospects, Bank Dunia, menjelaskan bahwa ketegangan perdagangan telah memperlambat pertumbuhan global ke 2,3% pada 2025, turun dari sebelumnya 2,8% .Ini adalah laju pertumbuhan paling lambat sejak krisis 2008 (selain masa resesi)
- Perdagangan global diproyeksikan tumbuh hanya 1,8% pada 2025, turun jauh dari 3,4% pada 2024.
- Inflasi global masih tinggi (~2,9%) akibat tarif dan biaya tenaga kerja, melebihi level pra-pandemi .
🔍 Dampak di Negara Berkembang
- Negara berkembang (non-Asia): pertumbuhan mencapai rata-rata 3,8% pada 2025 dan 3,9% pada 2026–27, turun dari rata-rata 5% dekade sebelumnya.
- Per kapita di sebagian besar negara terbelakang rata-rata 1,1 poin persentase lebih rendah dibanding periode 2000–2019, memperlambat kemajuan per kapita.
- Asia Timur & Pasifik (termasuk China, India) tumbuh lebih kuat (~4,5%–6%), dengan China di 4,5% dan India di 6,3% .
⚠️ Risiko Tambahan dan Rekomendasi
- OECD memperingatkan eskalasi tarif lebih lanjut akan menekan investasi, menaikkan inflasi dan memicu penurunan tambahan pertumbuhan global .
- Bank Dunia menegaskan bahwa perpanjangan ketegangan perdagangan dapat menimbulkan risiko kemerosotan signifikan ke 1,8% pada 2025–2026.
- Accelerasi integrasi perdagangan, kerjasama kebijakan, dan reformasi struktural disarankan untuk meredam dampak negatif dan mempercepat pemulihan .
✅ Ringkasan
| Sumber | Proyeksi 2025 | 2026 | Komentar Utama |
|---|---|---|---|
| OECD | 2,9 % | 2,9 % | Dampak tarif dan ketidakpastian global |
| Bank Dunia | 2,3 % | ~2,5 % | Laju pertumbuhan paling lambat sejak 2008 |
Berita Terkait Ekonomi Global Secara umum, meski bukan krisis total, kondisi ini menandakan hambatan perkembangan ekonomi global dalam jangka menengah. Respon kolektif melalui pelonggaran tarif dan perbaikan iklim investasi global menjadi sangat penting.
