Vonis Hasto
Vonis Hasto PDIP merespon dengan keyakinan bahwa sidang vonis kali ini akan berakhir bebas, berharap sidang jangan sampai bernasib seperti kasus Tom Lembong sebelumnya
akarta, 25 Juli 2025 — Sidang vonis terhadap Hasto Kristiyanto. Sekjen PDI Perjuangan, dalam kasus dugaan suap terkait pergantian antarwaktu (PAW) anggota. DPR dan perintangan penyidikan kembali menarik perhatian publik, terutama dengan aksi demonstrasi yang berlangsung di sekitar Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat.
🔥 Massa Protes di Depan Gedung PN Jakpus
Sejak pagi, ribuan massa dari berbagai elemen berkumpul di sekitar gedung pengadilan. Mereka menuntut agar majelis hakim menjatuhkan hukuman penjara terhadap Hasto dan menyuarakan penolakan atas dugaan intervensi politik dalam kasus ini.
Tiga kelompok utama yang aksi berjalan bergantian:
- DPD Relawan Perjuangan Demokrasi (REPDEM) DKI Jakarta, sekitar 300 orang, menuntut penghentian persidangan yang mereka nilai bermuatan politis.
- Aliansi Mahasiswa Peduli Demokrasi, sekitar 100 orang, mendukung agar hukum ditegakkan secara adil.
- Koalisi Rakyat Menggugat Demokrasi (KARAM DEMOKRASI), sekitar 300 orang, menyerukan pembebasan Hasto dan penyelamatan demokrasi.
👮 Pengamanan Ketat dari Polisi
Untuk menjaga kondusivitas sidang, pihak kepolisian menurunkan kuat hampir 1.082 personel gabungan dari Polda Metro Jaya. Polres Metro Jakarta Pusat, dan Polsek setempat. Semua dilakukan secara humanis dan profesional; para petugas tidak membawa senjata api demi menjaga interaksi yang terkendali.
📌 Batasan Akses Sidang
Pengunjung sidang vonis dibatasi hanya 70 orang, termasuk 40 awak media dan 30 masyarakat umum. Sisanya, pendukung pro maupun kontra tetap diizinkan menyampaikan aspirasi di luar area pengadilan dengan pengamanan ekstra.
⚖️ Sidang Vonis & Tuntutan Jaksa
Hasto Kristiyanto Sekjen PDI-P Sidang dipimpin oleh Majelis Hakim Ketua Rios Rahmanto pukul 13.30 WIB. Jaksa menuntut 7 tahun penjara dan denda Rp 600 juta subsider 6 bulan kurungan bagi Hasto atas pelanggaran Pasal Tipikor, termasuk keterlibatan dalam suap dan obstruction of justice.
Demonstrasi massa dan pengamanan ketat menandai sidang penting ini. Aksi berjalan kondusif di bawah arahan pihak keamanan, sementara publik menanti hasil putusan yang akan menentukan nasib politik dan hukum seorang tokoh penting di internal partai besar.
