Bupati Pati Mengundurkan Diri
Demo Besar di Pati Pada Rabu, 13 Agustus 2025, sekitar 100.000 warga Kabupaten Pati, Jawa Tengah, menggelar demonstrasi besar-besaran di depan Kantor Bupati Pati. Aksi ini dipicu oleh kebijakan kontroversial Bupati Sudewo yang menaikkan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) hingga 250%—kenaikan pertama dalam 14 tahun terakhir. Meskipun kebijakan tersebut telah dibatalkan, warga tetap menuntut pengunduran diri Bupati Sudewo karena dinilai arogan dan tidak pro-rakyat.
🗣️ Tuntutan Massa
Demonstran menuntut agar Bupati Sudewo mundur dari jabatannya. Mereka menilai bahwa kebijakan yang diambil tidak melibatkan partisipasi masyarakat dan memberatkan warga. Bupati Sudewo menanggapi tuntutan tersebut dengan menyatakan bahwa ia dipilih secara konstitusional dan tidak dapat mundur hanya karena tuntutan massa.
⚠️ Kericuhan dalam Aksi
Aksi demo berujung ricuh saat Bupati Sudewo menemui massa. Ia dihujani lemparan botol, sandal, dan benda tumpul lainnya. Polisi mengamankan situasi dengan menggunakan water cannon dan gas air mata. Sebanyak 22 warga yang sempat diamankan telah dibebaskan setelah mendapatkan pembinaan.
🏛️ Respons Pemerintah dan DPRD
Bupati Pati Sudewo Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memastikan bahwa aksi demo dapat terkendali dan meminta masyarakat untuk tetap tertib dalam menyuarakan pendapat. Sementara itu, DPRD Pati membentuk Panitia Khusus (Pansus) untuk menyelidiki tindakan Bupati Sudewo dan menilai kemungkinan pemakzulan.
📺 Saksikan Liputan Lengkap
Untuk informasi lebih lanjut, simak liputan lengkap mengenai demo besar di Pati melalui video berikut:
