Pemakaman Paus Fransiskus
Pemerintah Indonesia melalui Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengutus perwakilannya untuk hadir dalam acara Pemakaman Paus Fransiskus, pemimpin tertinggi. Gereja Katolik Roma yang wafat pada 2025. Keputusan untuk mengirimkan perwakilan tingkat tinggi ini merupakan penghormatan yang mendalam dari Indonesia terhadap. Paus Fransiskus dan kontribusinya yang luar biasa dalam memperjuangkan perdamaian, kemanusiaan, serta hubungan antaragama.
Latar Belakang Paus Fransiskus
Paus Fransiskus, yang dilahirkan dengan nama Jorge Mario Bergoglio pada 17. Desember 1936, menjadi Paus pada 13 Maret 2013 setelah pemilihan Paus Benedictus XVI mengundurkan diri. Paus Fransiskus dikenal sebagai sosok yang sederhana dan merakyat, serta dikenal sebagai pemimpin yang. Membawa pesan perdamaian dan kasih sayang universal. Selama masa kepemimpinannya, Paus Fransiskus memperjuangkan hak-hak kaum miskin. Penyelesaian konflik, serta mendalami isu-isu terkait perubahan iklim dan krisis kemanusiaan global.
Pada Sabtu, 26 April 2025, Presiden Joko Widodo (Jokowi) hadir di Vatikan untuk mengikuti prosesi pemakaman Paus Fransiskus. Kehadiran Jokowi sebagai utusan pemerintah Indonesia menunjukkan penghormatan dan solidaritas terhadap kehilangan besar bagi umat Katolik dunia.β
ποΈ Utusan Pemerintah Indonesia
Presiden Prabowo Subianto mengutus empat tokoh untuk mewakili Indonesia dalam acara pemakaman tersebut:β
- Joko Widodo β Presiden ke-7 Republik Indonesia
- Tommy Djiwandono β Wakil Menteri Keuangan
- Ignasius Jonan β Mantan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral
- Natalius Pigai β Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusiaβ
Keempat utusan ini bertugas untuk menyampaikan simpati dan belasungkawa dari pemerintah Indonesia atas wafatnya Paus Fransiskus.
Kehadiran Jokowi di Prosesi Pemakaman
Dalam prosesi pemakaman yang berlangsung di Basilika Santo Petrus, Jokowi terlihat mengenakan pakaian resmi berwarna hitam dan peci, sesuai dengan adat Indonesia. Ia tampak khusyuk berdoa di depan peti jenazah Paus Fransiskus, menunjukkan rasa hormat dan penghargaan terhadap pemimpin Gereja Katolik tersebut .β
Interaksi dengan Pemimpin Dunia
Selama acara, Jokowi juga berkesempatan untuk bertemu dan berjabat tangan dengan beberapa pemimpin dunia yang hadir, termasuk Presiden Prancis, Emmanuel Macron. Pertemuan ini mencerminkan hubungan diplomatik yang baik antara Indonesia dan negara-negara lain .β
Pesan Perdamaian dan Toleransi
Kedatangan Jokowi Di Pemakaman Paus Fransiskus tidak hanya sebagai bentuk penghormatan, tetapi juga sebagai simbol komitmen Indonesia terhadap nilai-nilai perdamaian, toleransi, dan kerukunan antarumat beragama. Sebagai negara dengan keberagaman budaya dan agama, Indonesia berperan penting dalam mempromosikan dialog antarumat beragama di tingkat global.β
