Candi Borobudur
Candi Borobudur monumen Buddha terbesar di dunia, kembali menjadi pusat perhatian menjelang perayaan Tri Suci Waisak 2569 BE pada 12 Mei 2025. Perayaan ini tidak hanya menjadi momen spiritual bagi umat Buddha, tetapi juga menarik minat wisatawan domestik dan mancanegara.
🕯️ Festival Lampion: Cahaya Perdamaian
Salah satu acara puncak yang ditunggu-tunggu adalah Festival Lampion Waisak 2025. Dengan tema “Light of Peace”, festival ini akan diadakan di Lapangan Marga Utama dan Taman Lumbini, kompleks Candi Borobudur. Sebanyak 2.569 lampion—jumlah yang melambangkan tahun Buddhis 2569 BE—akan diterbangkan ke langit malam, menciptakan pemandangan yang memukau. Lampion-lampion ini didatangkan langsung dari Thailand dan terbuat dari bahan ramah lingkungan yang dapat terbakar sepenuhnya tanpa meninggalkan sampah.
Sebelum pelepasan lampion, peserta akan mengikuti meditasi malam. Waisak dan pembacaan paritta-paritta suci, serta menuliskan doa dan harapan mereka pada kertas yang akan ditempelkan pada lampion. Momen ini menjadi kesempatan untuk refleksi spiritual dan harapan akan perdamaian dunia.
🎟️ Tiket dan Antusiasme Pengunjung
Tiket untuk mengikuti Festival Lampion Waisak 2025 telah tersedia sejak 4 Maret 2025 melalui platform loket.com dengan harga Rp 500.000 per orang. Yang sudah termasuk biaya masuk ke area Candi Borobudur. Namun, tiket ini terbatas dan cepat habis terjual. Dalam waktu hanya 9 menit, seluruh tiket telah ludes dibeli oleh masyarakat dari berbagai daerah, bahkan dari luar negeri seperti. Thailand, China, Singapura, Malaysia, dan Amerika Serikat.
🧘♀️ Paket Eksklusif dan Kegiatan Tambahan
Bagi mereka yang ingin merasakan pengalaman lebih mendalam, tersedia paket eksklusif yang mencakup kaus, goodie bag, dan senter. Selain itu, paket ini juga menawarkan wellness activity berupa pradaksina dan meditasi pada pagi hari setelah festival, memberikan kesempatan untuk meresapi kedamaian dan spiritualitas Candi Borobudur secara lebih intim.
🌄 Keindahan Alam dan Spiritualitas
Candi Borobudur Jelang Waisak , dengan relief dan stupa megahnya, menawarkan pemandangan yang menakjubkan, terutama saat matahari terbit. Perpaduan antara keindahan arsitektur, alam sekitar, dan suasana spiritual menjadikan Borobudur sebagai destinasi wisata religi yang tak terlupakan.
