Warga Terdampak Banjir
Banjir Di Kendari, 30 Juni 2025 – Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, dilanda cuaca ekstrem selama beberapa hari terakhir. Curah hujan tinggi dan luapan Sungai Wanggu menyebabkan bencana banjir dan longsor yang merendam puluhan hingga ratusan rumah warga.
📍 Daerah & Jumlah Korban
- 150 rumah warga atau sekitar 141 keluarga terdampak sejauh ini.
- 139 rumah terendam banjir.
- 11 rumah rusak akibat longsor (9 rumah di Sanua & 2 rumah di Sodohoa)
- 402 jiwa (103 KK) tercatat terdampak banjir di sejumlah kelurahan, dengan penambahan baru sampai 172 KK di Lepo-Lepo.
- Salah satu remaja berusia 17 tahun dilaporkan mengalami luka ringan akibat longsor.
📌 Lokasi & Tinggi Genangan
- Banjir melanda 16 kelurahan di tujuh kecamatan: Kendari, Kendari Barat, Mandonga, Puuwatu, Kadia, Poasia, dan Abeli.
- Di Kelurahan Lepo-Lepo (Baruga), ketinggian air hampir mencapai dua meter, memaksa warga mengungsi.
🆘 Evakuasi & Bantuan
- Warga yang terdampak telah mengungsi: di rumah kerabat, masjid, dan tenda pengungsian yang disediakan Pemprov dan Pemkot Kendari (Taruna Siaga Bencana/Tagana, Dinsos, BPBD).
- Posko didirikan oleh Dinas Sosial, BPBD, dan Kemensos. Disediakan makanan siap saji, air bersih, family kit, selimut, kasur, hingga dapur umum lapangan.
- Obat-obatan medis segera dikirim karena muncul keluhan gatal-gatal dan demam pada lansia dan anak-anak.
🕰️ Kondisi Terkini & Respons Pemerintah
- Genangan belum surut dan bahkan terus naik di wilayah seperti Lepo-Lepo, karena terpenuhinya kombinasi antara hujan intens dan pasang laut.
- Gubernur Sultra Andi Sumangerukka serta Kepala BPBD telah meninjau lokasi, mendirikan dapur umum, dan memerintahkan pengiriman bantuan medis serta rekonstruksi tanggul sungai.
- BPBD Kendari mengimbau warga tetap waspada dan mengkoordinasikan kesiagaan bersama camat, lurah, dan instansi terkait.
🎯 Dampak dan Rekomendasi
- Masyarakat direkomendasikan mengungsi ke tempat aman, baik saat hujan berlanjut atau terjadi pasang.
- Waspadai potensi longsor di daerah perbukitan dan bantaran sungai, serta kesehatan setelah banjir seperti risiko penyakit kulit dan infeksi.
- Pemulihan jangka panjang akan meliputi perbaikan tanggul, peningkatan sistem drainase, dan edukasi warga tentang mitigasi bencana.
Warga Terdampak Banjir Kendari telah mengguncang ratusan rumah dan mengakibatkan ribuan jiwa terdampak. Upaya evakuasi dan distribusi logistik berjalan cepat, namun kondisi genangan yang belum surut dan hujan terus – menjadi tantangan serius. Kolaborasi antara pemerintah, BPBD, Dinsos, dan relawan lokal sangat penting untuk memastikan keselamatan dan pemulihan warga terdampak.
