Mantan Menteri Agama
Suryadharma Ali Meninggal Dunia Berikut artikel terbaru mengenai wafatnya Suryadharma Ali, mantan Menteri Agama RI:
uryadharma Ali Wafat pada Usia 69 Tahun
Mantan Menteri Agama Indonesia, Suryadharma Ali (lahir 19 September 1956), resmi tutup usia pada Kamis, 31 Juli 2025 pukul 04.25 WIB di RS Mayapada Kuningan, Jakarta Selatan. Usianya saat meninggal adalah 69 tahun.
📌 Karier & Jejak Politik
- Menjabat sebagai Menteri Agama RI periode 2009–2014 di bawah Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.
- Selain itu, ia juga menjabat sebagai Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dari 2007 hingga 2014.
- Bermula dari latar belakang pendidikan di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta (Fakultas Syariah).
Selama menjabat, ia dikenal mendorong reformasi tata kelola haji dan implementasi layanan keagamaan digital. Namun, kariernya sempat tertimpa kontroversi saat terseret kasus korupsi dana penyelenggaraan ibadah haji pada 2014, yang mengakibatkan vonis enam tahun penjara dan denda puluhan miliar rupiah oleh KPK.
⚰️ Prosesi Pemakaman
Awalnya, jenazah direncanakan akan dimakamkan di Pondok Pesantren Miftahul ‘Ulum, Cikarang Barat setelah salat Zuhur. Namun, atas instruksi Istana Negara, pemakaman akhirnya dilakukan secara militer di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan, setelah salat Ashar.
🕯️ Ucapan Belasungkawa
PPP, Kementerian Agama, serta keluarga besar dan masyarakat luas turut menyampaikan turut berbelasungkawa. Semoga almarhum diterima amal ibadahnya dan keluarga diberikan kesabaran serta ketabahan.
📅 Ringkasan
| Informasi | Keterangan |
|---|---|
| Nama | Suryadharma Ali |
| Tanggal Lahir | 19 September 1956 |
| Usia Meninggal | 69 tahun (31 Juli 2025) |
| Posisi Karier | Menag 2009–2014, Ketua Umum PPP |
| Penyebab | Meninggal dunia di Rumah Sakit |
| Pemakaman | TMP Kalibata, prosesi militer |
Mantan Menteri Agama Kabar berpulangnya Suryadharma Ali menutup bab penting dalam sejarah politik dan tata kelola keagamaan di Indonesia. Meskipun kariernya mencatat kontroversi, kontribusinya terhadap sistem pelayanan haji dan modernisasi birokrasi keagamaan tetap dikenang. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dan almarhum husnul khatimah.
